Ketika Seorang Istri Menjadi Tulang Punggung Keluarga, Bolehkah?

“Saya kemudian berpikir, kenapa tidak dari nyetir ini untuk mencari nafkah. Selain itu, saya juga melihat adik saya menggantungkan hidupnya dari penghasilan nge-Grab. Akhirnya saya coba dan alhamdulillah bisa bergabung menjadi mitra. Penghasilannya juga alhamdulillah, bisa untuk asap dapur juga,” bebernya.

Dia mengungkap, saat itu sang paman yang juga menjadi mitra pengemudi GrabCar, menawarkan Rizky untuk bergabung. “Waktu itu om saya menawarkan untuk jadi mitra pengemudi di GrabCar. Karena saya ada tanggungan bayar cicilan mobil dan harus menafkahi keluarga, saya langsung daftar.

Memasak, mencuci, membersihkan rumah, menjadi tanggung jawab mutlak yang harus dikerjakannya. Perempuan paruh baya yang bekerja di tempat yang sama itu mengaku kesejahteraan anak merupakan hal utama yang harus dipenuhi. Meski pun setiap pagi ia dituntut datang ke tempat kerja tepat pukul tujuh, sebisa mungkin keperluan anak harus terpenuhi. Sebuah hubungan yang sehat memerlukan dua orang yang bisa menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. Ketika kita menikah nanti, maka tanggung jawab pasangan tidak hanya pada keluarga terdahulunya, melainkan juga kepada keluarga barunya.

Cara untuk menjadi tulang punggung keluarga

Sebagai tulang punggung keluarga yang bertanggung jawab mencari nafkah untuk keluarga, kamu harus menyadari bahwa jika terjadi sesuatu pada kamu, maka risiko yang ditanggung oleh keluarga kamu sangat tinggi. Oleh sebab itu, kamu perlu mempertimbangkan untuk memiliki proteksi, seperti asuransi. Kehadiran produk asuransi bisa memberikan ketenangan dan meringankan beban ketika kejadian tak terduga datang. Dengan kata lain, produk asuransi memberikan proteksi dari risiko ketidakpastian.

Sementara perempuan, berkewajiban mengurus rumah tangga, anak-anak dan suami. Sementara itu Islam sendiri membolehkan isteri bekerja bila memang kondisinya memungkinkan misalnya untuk membantu perekonomian keluarga atau gaji suami tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari. Menurut Irshad, fokus dana yang dimiliki oleh tulang punggung keluarga adalah untuk dana darurat, asuransi kesehatan untuk melindungi diri dan orang yang ditanggungnya.

Ketika istri bekerja untuk membantu perekonomian keluarga masih bisa dibenarkan selama pekerjaan yang sudah seharusnya menjadi tanggung jawab istri juga dilakukan. Tidak ada satu pun perempuan yang menghendaki untuk menjadi tulang punggung keluarga, karena pada hakikatnya ia adalah tulang rusuk yang senantiasa membutuhkan seorang pemimpin dalam hidupnya. Namun, garis nasib yang telah digariskan padanya telah memberikan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan dengan berbagai motivasi yang ada dalam dirinya. Mereka yang merupakan tulang punggung keluarga biasanya cenderung pekerja keras dan bertanggung jawab. Justru, kalau aku sih akan lebih respect kepadanya,” ungkap Yosua, 24 tahun. Tiap selepas waktu Asar hingga pukul 9 malam, Suparti menjajakan jamu seduh di kios kecil miliknya di kawasan Jalan Haji Dimun, Depok.

Hal ini tidak dimaksudkan untuk menyediakan dan tidak boleh diandalkan untuk saran akuntansi, hukum atau pajak, atau rekomendasi investasi. Ketergantungan tidak boleh ditempatkan pada pandangan dan informasi dalam dokumen ini saat mengambil keputusan investasi dan / atau strategi particular person. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hail masa depan. Semua investasi melibatkan risiko termasuk risiko kemungkinan kehilangan prinsipal. Informasi disini dipercaya bisa diandalkan namun Schroders tidak menjamin kelengkapan atau keakuratannya. Beberapa informasi yang dikutip diperoleh dari sumber ekternal yang menurut kami bisa diandalkan.

” kami berpesan kepada Bilal agar tidak membuka identitas kami ke Rasulullah. Maka dari itu apabila kamu merasa lelah karena menjadi tulang puggung keluarga, ingatlah orang-orang tercinta yang selalu memberikan semangat dan cinta kasih. Hal tersebut tak sekedar klaim semata dari Menkes, tapi ia menyebutkan 40 persen pekerja informal di Indonesia adalah perempuan.

Saat momen berharga tersebut, dia mencuri perhatian khalayak dengan mengenakan toga unik yang berbeda dari toga teman-teman seangkatannya, yakni toga dengan selempang hijau bertuliskan “Grab”. Rizky mengungkapkan, selempang ‘kesuksesan’ yang dia buat sendiri ini menjadi bentuk kebanggaan kepada Grab karena telah membawanya meraih impian terbesar, yakni lulus cumlaude, dan juga membantunya meringankan beban orang tua. Malah, ada orang-orang yang harus mengais remah-remah rupiah sekadar buat makan dan bertahan hidup. Namun kembali lagi, yang ia lakukan adalah sebuah perjuangan untuk mencapai cita-citanya. Ada keinginan untuk bisa membuat anak-anak selalu tercukupi, bisa sekolah dan mendapat pendidikan yang layak, lalu hidup sukses ketika semua didapat secara halal.

Ia membagikan kisah perjuangannya ini melalui media sosial yang kemudian mendapatkan sorotan netizen. Perempuan ini pun menceritakan bahwa dia harus berusaha keras dalam menghidupi keluarganya seorang diri. Meskipun kamu sibuk bekerja, coba mulailah meluangkan waktu memasak sebelum berangkat kerja. Dengan ini kamu bisa mengurangi biaya makan bahkan hampir setengahnya.